Notification

×

Grand Opening C' BEZT Fried Chiken Faizal Interior, Bisa Bermitra

Jumat, 15 September 2023 | 08.08.00 WIB

INIBACA.COM | PEMALANG — PT Ciomas Adisatwa yang terletak di jalan Jendral Sudirman, no: 284, Dusun Jatingarang, Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, kembangkan sayap usahanya dengan membuka resto.

Tepat didepan, di halaman pabrik PT Ciomas Adisatwa, pada Rabu 13 September 2023 adakan acara Grand Opening C' BEZT Fried Chiken Faizal Interior.


Hadir Agus Murdoko Sekcam Ampelgading, Danramil dengan beberapa anggotanya, Kapolsek Ampelgading  dan beberapa orang tamu undangan.

Menurut Hasan, Koordinator C' BEZT Fried chiken Pemalang kepada IniBaca.com menyebutkan, Kalau ini sebenarnya restoran, kita beri nama C'bezt Fried Chiken. 


"Kebetulan untuk diarea Pemalang baru satu ini, kita coba buka ekspansi," jelasnya.

Sebenarnya secara konsep itu, lanjut Hasan, kita memang menu utamanya adalah fried chiken, yakni nasi, ayam, fried chiken hamburger juga ada. Kalau secara rataan harga makanan kita di dua belas ribu sampai lima belas ribu. Segmentasi kita lebih  ke menengah kebawah, pak.

"Kita ingin menampilkan disini tempat yang  nyaman, kita bikin semaksimal mungkin biar custamer datang itu datang nyaman, tapi dengan harga terjangkau," ungkapnya.

C'bezt terbagi dua, ada yang frinces atau kemitraan, yang kedua milik kantor. Kebetulan yang ini milik kantor, tujuannya untuk apa, jika ada customer yang ingin bermitra, disinilah sebagai contohnya, untuk area Jawa Tengah, Pemalang.

Tujuannya lebih utamanya disini untuk pencontohan atau training, yang akan bermitra area Semarang, Pemalang ya ditempat ini.

"Mekanisme untuk bermitra, untuk kita yang penting tempat, pertama kita harus lakukan survai . Secara tempat untuk sejenis-jenis toko standarisasinya, ada minimum luasan, suatu misal ruko lebar 4m2, panjang kebelakang 12 M2, satu lantai atau 2 lantai kita tidak ada masalah, yang penting secara luasan mencakupi, ada area untuk parkir," pungkasnya.

"Yang mungkin harus kita lihat segment pasar, kalau untuk sini sebenarnya secara segmentasi pasar dari perkampungan masih agak jauh, tapi kan tujuan utama kami sebagai percontohan, buat training," terangnya.

Ketika ditanya terkait dengan bagi hasil usaha, Ia menjelaskan, "kalau kita sistemnya adalah kemitraan pak, jadi tidak ada pembagian royalti, jadi seratus persen keuntungan punya simitra, kita tidak ada royalti fee, ndak ada frinces fee, bapak tinggal bermitra dengan kita, kita ada tim survai yang akan mensurvai,".

Misalnya, lanjut Hasan, pak Suhari punya tempat nih, saya punya tempat disini, minta tolong dong dijadwali survai.! kita survai.

Kalau katakanlah melalui form survai itu secara segmentasi pasar ada peluang, berarti bisa, tapi kalau katakanlah kita disitu wah ini jalur cepat, parkirnya tidak ada, seperti ini, pertimbangan-pertimbangan itu otomatis pak saya sarankan jangan, kecuali simitra mengatakan ndak apa-apa ini usaha untuk ibarat sebagai usaha hiburan istri saya, itu tak masalah," pungkasnya. (Suhari Putra Senja)