Notification

×

Maling Uang ATM Ini Canggih, Ratusan Juta Ludes Di ATM Tanpa Merusak Mesin

Selasa, 08 November 2022 | 11.54.00 WIB

INIBACA.COM | KARANGASEM — Uang senilai ratusan juta lenyap dari dalam mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BPD Bali Capem Bebandem, Karangasem yang diketahui pada Jumat, (4/11/2022). Kasus ini cukup menyita perhatian. Apalagi kerugian uang cukup besar yakni mencapai Rp 138.000.000,- (seratus tiga puluh delapan juta rupiah).

Modus kasus pembobolan mesin inipun terbilang tak biasa karena pelaku menutupi pantauan kamera CCTV dengan menyemprotkan suatu cairan sehingga kamera CCTV Kabur. Aksi tersebutpun terbilang mulus karena pelaku tidak merusak atau mengganjal mesin ATM seperti kebanyakan kasus pembobolan ATM lainnya.

Hal ini diakui oleh Kapolsek Bebandem, AKP. I Wayan Gede Wirya saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait perkembangan kasus pencurian uang dalam mesin ATM tersebut pada Selasa (8/11/2022).

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami sudah amankan barang bukti. Kondisi mesin ATM saat itu hanya mati dan tidak ada bekas pencongkelan atau dibongkar, fisik ATM pun masih utuh," tandasnya.

Pelaku diduga menggunakan semacam perangkat untuk meretas sistem pada mesin ATM tersebut sehingga uang bisa keluar dari ATM tanpa harus membongkar atau merusak mesin ATM itu sendiri.

Sebelumnya, kasus pembobolan mesin ATM ini heboh oleh masyarakat khususnya  wilayah Bank BPD Bali Capem Bebandem. Awalnya kasus diketahui karena sejumlah nasabah melapor bahwa mesin atm BPD Capem Bebandem tak bisa dipergunakan untuk transaksi.

"Ada dua orang nasabah saat itu melapor kepada pegawai mengaku tidak bisa melakukan transaksi di mesin ATM tersebut, kemudian setelah di cek ternyata mesin ATM mati, karena dikira ada gangguan, maka pegawai tersebut memasang tanda bahwa ATM sedang gangguan," Jelas AKP. I Wayan Gede Wirya.

Kemudian hal tersebut ditangani teknisi mesin ATM, dimana teknisi melalui sambungan telpon memberitahukan petugas lainnya untuk melihat bagian layar ATM dan didapati muncul tulisan Cassete MT (Kosong).

Selanjutnya, pihak BPD langsung membuka kunci ATM dengan maksud untuk melakukan pengisian uang bersama salah satu staf teller. Ketika di buka, petugas lalu mengambil 3 Cassete dan membawa ke ruang Teller untuk mengecek sisa uang yang ada didalam Cassete tersebut. Namun, setelah dibuka, dua Cassete Besar didapati dalam keadaan kosong (uang tdk ada), sedangkan 1 buah Cassete kecil masih berisi uang sebesar Rp.8,7 juta.

Sebelum mengisi uang kembali, petugas terlebih dahulu melakukan pencocokan data sisa saldo yang ada di komputer dengan data riil yang ada didalam Cassete. Dalam proses pengisian buka Cassete diketahui data sisa saldo di komputer tidak sesuai dengan jumlah riil di Cassete, dimana data di komputer menunjukkan sisa saldo sekitar Rp 146.000.000,- namun yang tersisa didalam Cassete hanya Rp.8.700.000 dan sisa uang tersebut merupakan uang lusuh/rejek yang tidak bisa keluar dan tersimpan dalam kotak tersendiri didalam bagian Cassete mesin ATM.

Merasa ada yang tidak beres, pihak BPD kemudian mengecek rekaman CCTV, benar saja ada keanehan yang ditemukan dimana rekaman sekitar pukul 01.00 wita, layar cctv terlihat blur, yang terlihat hanya warna putih. Hal tersebut kemudian dilaporkan ke kantor polisi setempat. (Ami/BK)